SISTEM
TEKNOLOGI INFORMASI
DALAM BISNIS
Disusun oleh :
Dinda Retno Kuswandari
(13.0101.0014)
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAGELANG
Tahun 2014/2015
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Teknologi Informasi adalah suatu
teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan,
menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan
informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat
waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan
merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini
menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk
menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan
kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan
diakses secara global. Teknologi informasi mempunyai pengaruh yang sangat besar
dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat karena sudah merupakan bagian dari
kehidupan masyarakat. Dalam teknologi informasi seperti ini kemudahan dalam
berbagi informasi ataupun mencari informasi sangatlah penting dapat dilihat
dari semakin berkembangnya teknologi internet dan jaringan. Sekarang ini
internet merupakan suatu kebutuhan dalam berbagi informasi ataupun mencari informasi.
Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah
mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang
kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains,
teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama
antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang
lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi,
ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran. Persaingan
bisnis yang semakin ketat pada era globalisasi saat ini harus didukung dengan
penerapan sistem informasi yang baik. Sistem informasi yang baik adalah suatu
sistem terpadu atau kombinasi teratur apapun dari orang-orang, hardware, software,
dan jaringaan komunikasi, untuk meyediakan informasi yang berguna dalam
mendukung kegiatan operasional dan fungsi pengambilan keputusan dari sebuah
organisasi. Sistem informasi dapat membantu segala jenis bisnis dalam
meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses bisnis yang dijalankan,
pengambilan keputusan manjerial, kerjasama kelompok kerja hingga dapat
memperkuat posisi kompetitif perusahaan dalam pasar yang dinamis
Peran teknologi informasi (TI)
dirasakan semakin penting pada era informasi sekarang ini. Kini hampir semua
orang menggunakan teknologi informasi setiap harinya. Pada mulanya teknologi
informasi digunakan untuk mengotomasi tugas administrasi yang sifatnya
berulang. Namun saat ini, TI telah menciptakan berbagai tugas dan layanan
barusehingga memungkinkan untuk merancang model-model bisnis baru. TI dapat
digunakan dalam mengembangkan bisnis dalam internet atau dikenal dengan nama
e-bussiness. Dengan TI dimungkinkan untuk melakukan bisnis tanpa perlu hadir
secara fisik. Hal ini disebabkan karen pelaku bisnis dapat melakukan proses
bisnis dan memonitas perkembangan transaksinya secara elektronik melalui
halaman situs internet. Tedapat banyak manfaat yang didapatkan melalui
penerapan fungsi internet dadalam bisnis. Menurut Power & Sohal (2002), Internet
merupakan enabler yang merevolusi cara bisnis yang dilakukan pada beberapa
industri.
Sistem informasi bisnis (SIB) atau juga dikenal sebagai sistem teknologi
informasi informasi bisnis (STIB) merupakan penerapan sistem teknologi
informasi (STI) pada organisasi bisnis. Beberapa sistem teknologi
informasi dibangun dan diterapkan pada
organisasi bisnis. Sistem-sistem teknologi informasi dapat diterapkan secara
internal maupun eksternal organisasi.apabila ditinjau secara eksternal,
sistem-sistem teknologi informasi yang ada ditarik keluar menjangkau kedalam
pemasok dan pelanggan. Akan tetapi, secara internal sistem-sistem teknologi
informasi diterapkan didalam fungsi-fungsi organisasi atau pada
tingkatan-tingkatan organisasi.
B. Rumusan Masalah
1. Apa saja infrastruktur yang dibutuhkan perusahaan untuk memulai e-business pada usaha dealer motor second?
2. Biaya apa saja yang dibutuhkan untuk memulai usaha tersebut?
3. Bagaimana rancangan website yang tepat untuk perusahaa tersebut?
C. Tujuan
Penulisan makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas e-business.
D. Manfaat Penulisan
Dengan penulisan makalah ini, penulis berharap dapat menambah pengetahuan mengenai manfaat
teknologi informasi dalam bisnis.
E. Sistematika
I. Pendahuluan
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan penulisan
D. Manfaat Penulisan
E. Sistematika
II. Landasan Teori
III. Pembahasan Masalah
A. Infrastruktur yang Dibutuhkan Perusahaan Bila Ingin Memanfaatkan E-business dalam Usaha Dealer Motor.
B. Biaya yang Dibutuhkan untuk Pengadaan Infrastruktur yang Dibutuhkan.
C. Rancangan Desain Website yang Tepat untuk Perusahaan.
IV. Penutup
A. Simpulan
B. Saran
V. Daftar Pustaka
Atilgan-Inan,
KaracaB. 2011.”Panned Behaviour of Youn Consumers Shopping on the Internet “European Journal of SociEdaal Sciences 19 (4).
Rangkuti,
Freddy. 2009. Analisis Swot Teknik Membedah Kasus Bisni. Jakarta: PT. Gramedia
Pustaka. cet. Keenambelas.
II. Landasan Teori
Model bisnis ini menekankan pada pertukaran informasi dan transaksi bisnis yang bersifat paperless melalui Electronic Data Interchange (EDI), email, electronic bulletin boards, electronic funds transfer, dan teknologi lainnya yang berbasis jaringan.
Sistem-sistem teknologi informasi dalam fungsi-fungsi organisasi bergantung pada
perusahaannya, jika struktur organisasi didasarkan pada fungsi-fungsi
organisasinya, unit-unit di perusahaan dikelompokkan ke dalam beberapa fungsi
atau departemen seperti akuntansi, keuangan, pemasaran, produksi, sumber daya
manusia, dan lain sebagainya.
Sistem teknologi informasi yang
diterapkan dalam funsi akuntansi akan menjadi sistem informasi akuntansi (accounting information system). Jika
sistem yang sam diterapkan dalam fungsi keuangan, hal tersebut akan menjadi
sistem informasi keuangan (financial
information system). Apabila sistem yang samaditerapkan dalam fungsi
pemasaran akan menjadi sistem informasi pemasaran (marketing information system).
Tidak dapat dipunkiri bahwa peranan
e-commerce sangat besar di dalam mengubah model bisnis konvnsional, struktur
biaya transaksi, dan hubungan transaksi antara para pembeli, para penjual, dan
setiap orang yang terlibat di dalamnya.peranan e-commerce ini tidak terjadi
dalam sekejab, tetapi melalui beberapa tahapan sebagai berikut :
1.
Tahapan pertama 1994-1997
Tahapan ini merupakan tahapan awal
e-commerce yang masih berupa situs web (website). Banyak perusahaan membangun
situs jaringan yang memberikan informasi kepada pengunjung dan pengunjung dapat
meninggalkan nama serta alamat untuk dihubungi kembali oleh perusahaan.
2.
Tahapan kedua 1997-2000
Pada tahap ini e-commerce sudah
mulai digunakan untuk transaksi jual dan beli melalui media digital. Fokus dari
e-commerce adalah melakukan order pembelian.
3.
Tahap ketiga 2000-sekarang
Fokus dari e-commerce ini adalah
untuk mendapatkan keuntungan. Keuntungan tidak hanya meningkatkan pendapatan
kotor, tetapi juga meningkatkan margin kotor (laba kotor) kalakota dan Robinson
(2001) menyebutnya sebagai e-business yang berbeda dengan e-commerce.
III. PEMBAHASAN MASALAH
A. Infrastruktur yang Dibutuhkan Perusahaan Bila Ingin Memanfaatkan E-business dalam Usaha Dealer Motor
Dalam memulai usaha
membutuhkan sikap tekad yang kuat dan biaya yang cukup untuk memulai
usaha yang benar-benar serius dan menginginkan usaha yersebut akan meningkat
dengan pesat. Infrastruktur yang harus ada adalah jaringan internet.
Selian itu, pengusaha juga membutuhkan seperangkat komputer, telepon, user, software search engine, seperti mozilla firefox, opera mini, internet explorer dan google chrome. Semua infrastruktur tersebut berfungsi untuk kelancaran bisnis yang dijalankan.
B. Biaya yang Dibutuhkan untuk Pengadaan Infrastruktur yang Dibutuhkan
Dalam upaya pengadaan berbagai infrastruktur yang diutuhkan perusahaan untuk membangun bisnis berbasis internet ini usdah pasti dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Seperti halnya biaya pengadaan seperangkat komputer , biaya instalasi software, biaya pengadaan Wifi, biaya pembuatan website, biaya akses internet, serta biaya listrik yang dibutuhkan.
Biaya Perangkat Komputer
|
KETERANGAN
|
HARGA
|
|
Komputer
|
Rp
5.000.000,00
|
|
Garansi 3 tahun
|
Rp
2.500.000,00
|
|
Biaya instal
|
Rp 1.500.000,00
|
|
WiFi
|
Rp
500.000,00
|
|
Biaya internet
|
Rp
500.000,00
|
|
Biaya LIstrik
|
Rp
100.000,00
|
|
JUMLAH
|
Rp 10.100.000,00
|
Rancangan
Pembuatan Website
|
keterangan
|
biaya
|
|
1.
Biaya pengadaan
|
-
|
|
Biaya
pembelian
|
Rp 4.830.000,00
|
|
Biaya
perangkat lunak
|
Rp 2.767.000,00
|
|
Jumlah
biaya pengadaan
|
Rp 7.597.000,00
|
|
2.
Biaya penerapan sistem
|
-
|
|
Biaya pembuatan
|
Rp 850.000,00
|
|
Biaya pelatihan petugas
|
Rp 350.000,00
|
|
jumlah
|
Rp 1.200.000,00
|
|
3.
Biaya perawatan Hardware
|
Rp 1.350.000,00
|
|
Biaya perawatan Software
|
Rp 1.150.000,00
|
|
Jumlah
|
Rp 2.450.000,00
|
|
Jumlah seluruhnya
|
Rp 11.297.000,00
|
|
4.
Penguraian biaya operasional
|
Rp 300.000,00
|
|
Penguraian biaya eksternal
|
Rp 300.000,00
|
|
Total
|
Rp 600.000,00
|
|
5.
Peningkatan pelayanan
|
Rp 3.000.000,00
|
|
Citra Dealer
|
Rp. 4.500.000,00
|
|
Kinerja Personil
|
Rp 3.000.000,00
|
|
Manajemen
|
Rp 3.000.000,00
|
|
jumlah seluruhnya
|
Rp 14.100.000,00
|
|
Total biaya yang ada
|
Rp 25.397.000,00
|
C. Rancangan Desain Website yang Tepat untuk Perusahaan
Perancangan sistem monitoring akan menggunakan
jaringan web sebagai basis operasi yang terdiri dari beberapa komputer yang
dihubungkan dengan jaringan. Setiap komputer memiliki fungsi : Aglets
Server,Web Server, Server Basis Data, Web Browser.
Desain Website Tujuan dibangunnya
program aplikasi Customer Complaint ini adalah untuk melayani kebutuhan para
pelanggan sebagai salah satu bentuk kepedulian perusahaan dalam menjalin
sebuah ikatan dengan pelanggan, sehingga menumbuhkan rasa senang, puas dan
kepercayaan dari pelanggan dalam menggunakan produk dan layanan dari perusahaan
tersebut. Modul-modul Program Customer Complaint perusahaan dapat digambarkan
sebagai berikut :
1)Modul Area
Halaman ini berfungsi sebagai halaman menambah data area.
2)Modul
Branch Halaman ini berfungsi untuk data cabang jika ingin menambah cabang di
wilayah lain.
3) Modul
Customer Halaman ini berfungsi untuk melihat data dari customer serta jenis dan
type kendaraan yang dimiliki.
4) Modul
Complaint Halaman ini untuk memasukkan data komplain baru dari para pelanggan.
5) Modul
Report. Halaman ini untuk menampilkan report berdasarkan filter tanggal
dibuatnya complaint dan tanggal penyelesaian complaint tersebut.
.IV. Penutup
A. Kesimpulan
Dari uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa untuk memulai bisnis berbasis
online, seorang pengusaha harus mengeluarkan biaya kurang lebih Rp25.397.000,00.
B. Saran
Melihat rincian di atas sebaiknya
perusahaan menggunakan jasa orang lain saja karena lebih hemat jasa orang lain
daripada membuat web sendiri.
VI. Daftar Pustaka
Atilgan-Inan,
KaracaB. 2011.”Panned Behaviour of Youn Consumers Shopping on the Internet “European Journal of SociEdaal Sciences
19 (4).
Rangkuti,
Freddy. 2009. Analisis Swot Teknik Membedah Kasus Bisni. Jakarta: PT. Gramedia
Pustaka. cet. Keenambelas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar